Manusia
dan Keindahan
Pengertian Manusia
Manusia adalah
makhluk sosial, dimana manusia juga tidak bisa hidup tanpa bantuan dari orang
lain. Manusia pada hakikatnya adalah makhluk yang diciptakan tuhan, dan
merupakan makhluk paling sempurna di muka bumi ini karena manusia diciptakan
oleh tuhan YME memiliki akal dan pikiran, oleh karena itu manusia dapat
menggunakan akal dan pikirannya untuk melakukan suatu hal, dan pada akhirnya
terciptalah manusia yang adil yang menggunakan akal dan pikirannya dengan baik.
Pengertian Keindahan
Keindahan berasal
dari kata indah, yang artinya bagus, cantik, elok, molek, dan sebagainya.
Keindahan adalah identik dengan kebenaran kenyataan sesungguhnya. Keindahan
juga bersifat universal, artinya tidak terikat oleh selera perorangan, waktu
dan tempat, selera mode, kedaerahan atau lokal.
Nilai – nilai
pada keindahan
·
Nilai ekstrinsik adalah suatu benda sebagai alat atau sarana untuk sesuatu hal
lainnya (”instrumental! Contributory value”), yakni nilai yang bersifat sebagai
alat atau membantu contohnya puisi, bentuk puisi yang terdiri dari bahasa,
diksi, baris, sajak, irama, itu disebut nilai ekstrinsik
·
Nilai intrinsik adalah sifat baik dari benda yang bersangkutan, atau sebagai
suatu tujuan, ataupun demi kepentingan benda itu sendiri. Contohnya : pesan
puisi yang ingin disampaikan kepada pembaca melalui (alat benda) puisi itu
disebut nilai intrinsic
Pengelompokan
keindahan berdasarkan persepsi
1. Keindahan adalah sesuatu yang mendatangkan rasa
kenyamanan pada yang melihatnya
2. Keindahan hanya yang baik baik saja, apabila belum baik
berarti belum indah
3. Keindahan hanya yang dapat mendatangkan rasa senang
Secara umum
hubungan antara Manusia dan Keindahan sangat erat karena saling berkaitan satu
sama lain, keindahan yang hakiki tercipta atas dasar pemberian tuhan YME dan
manusia sebagai penikmat keindahan yang di berikan merupakan atas dasar dari
sang pencipta juga dan setiap orang mempunyai pandangan keindahan itu berbeda –
beda karena pola pikir yang berbeda juga oleh sebab itu manusia menikmati
keindaahan dengan penglihatan berupa bentuk , warna dan rasa lingkuangan
sekitar.
Manusia
menciptakan sesuatu yang indah dari hasil proses renungan atau berpikir penuh
dan mendalam untuk mencari nilai, makna, manfaat dan tujuan hasil penciptanya.
Manusia menciptakan keindahan sendiri dengan memanfaatkan benda yang ada
disekitarnya untuk mencari kehidupan yang sempurna pada makhluk hidup lainnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar