Senin, 15 Juni 2015

Manusia dan Keindahan

Manusia dan Keindahan

Pengertian Manusia
Manusia adalah makhluk sosial, dimana manusia juga tidak bisa hidup tanpa bantuan dari orang lain. Manusia pada hakikatnya adalah makhluk yang diciptakan tuhan, dan merupakan makhluk paling sempurna di muka bumi ini karena manusia diciptakan oleh tuhan YME memiliki akal dan pikiran, oleh karena itu manusia dapat menggunakan akal dan pikirannya untuk melakukan suatu hal, dan pada akhirnya terciptalah manusia yang adil yang menggunakan akal dan pikirannya dengan baik.
Pengertian Keindahan
Keindahan berasal dari kata indah, yang artinya bagus, cantik, elok, molek, dan sebagainya. Keindahan adalah identik dengan kebenaran kenyataan sesungguhnya. Keindahan juga bersifat universal, artinya tidak terikat oleh selera perorangan, waktu dan tempat, selera mode, kedaerahan atau lokal.
Nilai – nilai pada keindahan
·         Nilai ekstrinsik adalah suatu benda sebagai alat atau sarana untuk sesuatu hal lainnya (”instrumental! Contributory value”), yakni nilai yang bersifat sebagai alat atau membantu contohnya puisi, bentuk puisi yang terdiri dari bahasa, diksi, baris, sajak, irama, itu disebut nilai ekstrinsik
·         Nilai intrinsik adalah sifat baik dari benda yang bersangkutan, atau sebagai suatu tujuan, ataupun demi kepentingan benda itu sendiri. Contohnya : pesan puisi yang ingin disampaikan kepada pembaca melalui (alat benda) puisi itu disebut nilai intrinsic
Pengelompokan keindahan berdasarkan persepsi
1.      Keindahan adalah sesuatu yang mendatangkan rasa kenyamanan pada yang melihatnya
2.      Keindahan hanya yang baik baik saja, apabila belum baik berarti belum indah
3.      Keindahan hanya yang dapat mendatangkan rasa senang
Secara umum hubungan antara Manusia dan Keindahan sangat erat karena saling berkaitan satu sama lain, keindahan yang hakiki tercipta atas dasar pemberian tuhan YME dan manusia sebagai penikmat keindahan yang di berikan merupakan atas dasar dari sang pencipta juga dan setiap orang mempunyai pandangan keindahan itu berbeda – beda karena pola pikir yang berbeda juga oleh sebab itu manusia menikmati keindaahan dengan penglihatan berupa bentuk , warna dan rasa lingkuangan sekitar.

Manusia menciptakan sesuatu yang indah dari hasil proses renungan atau berpikir penuh dan mendalam untuk mencari nilai, makna, manfaat dan tujuan hasil penciptanya. Manusia menciptakan keindahan sendiri dengan memanfaatkan benda yang ada disekitarnya untuk mencari kehidupan yang sempurna pada makhluk hidup lainnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar